Tokenminning: Cara Paling Efisien Menyuntikkan Informasi ke Constellation Kamu

Faris 585 dilihat

Oleh: Faris


Halo Maestro-tachi. Faris di sini.

Sesuai dengan janji saya di artikel sebelumnya, saya akan menjelaskan mengenai cara efisien yang bisa kamu terapkan di Nanami dalam menyuntikkan informasi ke AI melalui fitur-fitur yang sudah ada.

Seperti yang kamu sudah tahu, Nanami memberikan batasan jumlah karakter yang dapat dimasukkan ke dalam AI. Sebagai contoh: cerita latar belakang, personality, atau fitur Chat seperti Sesi Plot, dan fitur yang akan kami rilis, Chronicles.

Sebelum membahas mengenai metode Tokenminning, saya akan jelaskan dulu kenapa kami harus membatasi jumlah informasi yang dikirim ke AI.

Apa itu Token? Kenapa Token itu Sangat Penting?

Dalam generative AI, token adalah unit data yang digunakan oleh AI untuk dibaca dan di-generate. Nilai token bisa berbeda-beda tergantung dari model AI yang digunakan. Sebagai contoh, ada model yang mengonversi 4 huruf/karakter sebagai 1 token, ada pula model AI dengan kisaran 2 karakter per 1 token. Dengan kata lain, nilai token itu bervariasi.

Token memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Biasanya token dibanderol dengan harga tertentu per juta token (baik untuk membaca maupun membuat teks). Dalam artian, semakin banyak token yang dibaca dan di-generate, cost akan semakin mahal.

Tokenminning: Less Token Can Be Optimal

Sekarang kamu sudah paham apa itu token, saya akan menjelaskan apa itu metode Tokenminning.

Sebenarnya istilah Tokenminning belum banyak yang gunakan. Tapi singkatnya, Tokenminning adalah metode penggunaan token secara efisien untuk dibaca oleh AI. Seperti yang sudah saya jelaskan di atas bahwa AI membutuhkan fakta, bukan cerita. AI tidak memiliki perasaan seperti manusia. Dia tidak peduli dengan kata-kata indah dan enak dibaca. Berbeda dengan manusia yang membutuhkan keindahan saat membaca sesuatu, yang AI butuhkan hanyalah informasi dan fakta. Itu saja.

Apa hubungannya dengan fitur Nanami? Fitur Nanami punya batasan karakter yang bisa dimasukkan ke dalam AI. Dengan konsep tokenminning, kamu bisa memasukkan lebih banyak informasi dan data ke dalam constellation kamu dengan bahasa yang padat, selama AI paham.

Metode Manusia Purbakala

Metode Caveman: Less words, but meaningful
Metode Caveman: Less words, but meaningful

Salah satu fitur atau teknik yang sedang naik daun untuk mengoptimalkan token spending adalah Caveman. Dari namanya jelas, Caveman (orang gua) menggambarkan cara berbicara orang zaman purbakala yang singkat, tidak indah, namun tetap bisa menyampaikan pesan dengan tepat.

Sebagai contoh:

Bahasa manusia modern:
"Hari ini, Rio dan Faris pergi makan siang di pelabuhan Kivotos. Kami menikmati matahari senja bersama."

Sebagai manusia, kita memahami ini dengan sangat baik. Kita bisa merasakan atmosfer yang jelas. Namun bagaimana dengan AI? AI tidak peduli dengan estetikanya.

Bahasa manusia purba (Tokenminning):
"Rio, Faris kencan di pelabuhan Kivotos. R & F nikmati senja."

Atau kita bisa menggunakan simbol:
"Rio+Faris kencan di pelabuhan Kivotos => menikmati senja"

Dari contoh di atas, kita bisa melihat pengurangan banyak sekali karakter untuk bisa menyampaikan suatu pesan yang sama.

Tips dan Trik Melakukan Tokenminning

Untuk membantu kamu menghemat slot karakter di Nanami, berikut adalah beberapa trik Tokenminning yang bisa langsung kamu praktikkan:

  • Hapus Kata Hubung & Sifat yang Tidak Perlu: Kata seperti "yang", "dan", "dengan", "adalah", atau "sangat" sering kali bisa langsung dibuang tanpa merubah esensi data bagi AI.

  • Gunakan Simbol dan Operator: Ganti kata hubung logika dengan simbol matematika. Gunakan tanda panah (-> atau =>) untuk hubungan sebab-akibat, tanda tambah (+) untuk pertemanan/aliansi, dan tanda garis miring (/) untuk pilihan.

  • Format Poin atau Key-Value: AI sangat menyukai struktur data. Menulis dengan format Aspek: Fakta jauh lebih hemat token daripada menjadikannya satu paragraf narasi.

  • Gunakan Istilah Universal (Shorthand): Gunakan singkatan atau istilah baku yang sudah dipahami secara luas oleh model AI untuk memangkas deskripsi panjang.

Contoh Penerapan: Latar Belakang Rio (Blue Archive)

Mari kita lihat bagaimana perbandingan penulisan latar belakang karakter Rio dari Millennium Science School (Blue Archive) antara gaya narasi biasa dengan gaya Tokenminning:

Gaya Narasi Biasa (Boros Karakter):

"Rio adalah Ketua OSIS Seminar di Millennium Science School. Dia dikenal sebagai orang yang sangat dingin, penuh perhitungan, dan selalu bertindak demi efisiensi tertinggi. Dia membangun kota bawah tanah rahasia bernama Eridu karena dia sangat terobsesi untuk mencegah ramalan kehancuran dunia yang dia ketahui."

Gaya Tokenminning (Efisien & Padat):

"Jabatan: Ketua OSIS Seminar Millennium. Sifat: Dingin, kalkulatif, obsesi efisiensi. Ambisi: Cegah kiamat dunia. Aksi: Bangun kota rahasia Eridu."

Kedua teks di atas memberikan pemahaman yang sama persis kepada AI mengenai siapa itu Rio, namun versi Tokenminning berhasil memotong lebih dari 50% jumlah karakter. Sisa slot karakternya bisa kamu gunakan untuk memasukkan lore penting lainnya!

Penutup

Memaksimalkan constellation kamu di Nanami bukan berarti kamu harus menulis cerita sepanjang novel di dalam kolom deskripsi. Dengan menerapkan metode Tokenminning dan gaya Caveman ini, kamu bisa menyuntikkan puluhan fakta baru tanpa perlu khawatir menabrak batasan karakter.

Selamat mencoba taktik ini pada constellation kesayangan kamu, dan tunggu kehadiran fitur terbaru kami, Chronicles, yang akan segera rilis untuk membuat pengalaman roleplay kamu jadi jauh lebih hidup!

Sampai jumpa di artikel berikutnya, Maestro!

Faris

Nanami's Sacho

4 Komentar

  1. OnniChann

    Good min

  2. Yuuki

    ingfo diterima min!!

  3. Na

    min, kok belum ada artikel baru lagi nih?

  4. Faris

    Saya lagi sibuk sama persiapan PhD. Kemungkinan baru bisa ngeluarin konten2 baru di september. Stay tune saja sama update berikutnya ya.

Tulis Komentar

Komentar anonim diperbolehkan. Komentar akan ditampilkan setelah disetujui.